Selasa, 19 Februari 2008

LDK JMMI ( jamaah masjid manarul ilmi ) ITS ( institut teknologi Surabaya )




Mendengar nama ITS , kita akan langsung teringat teknologi, atau kampus yang sering memenangi kotes robot. Memang perkembangan ITS sangat pesat. Tapi pertanyaannnya apakah LDK nya juga demikian ? saya melihat dari sudut eksternal, JMMI ITS tampak baik, terbukti denga diangkatnya ITS menjadi media center PUSKOMNAS FSLDK. Secara, seharusnya, kampus besar LDK nya juga besar.
Akan tetapi, kunjungan saya disana tampak lain. Bukan tampak pada kegiatannya, tapi dari pengurusnya. Mereka mengatakan”kami masih banyak masalah”.. okay ... okay... saya paham LDK ITS belum baik..., okay, but pertanyaannya adalah, kapan masalah itu bakal selesai ?
LDK JMMI ITS yang sudah berusia hampir 19 tahun ini sebetulnya sudah baik, tampak dari agenda-agenda yang skala kampus, regenerasi pemimpin yang lancar, dan sistem kaderisasi yang ada. Tapi lagi-lagi karena paradigma dari pengurus, membuat LDK JMMI ITS ini hanya berkutat menyelesaikan masalah di kampus sendiri saja. Seharusnya kampus dengan LDK sebesar ini sudah bisa memberikan ilmu, link dan pelayanannya ke kampus-kampus sekitar di surabaya, bahkan seharusnya di wilayah jawa timur.
Saya disana mengisi materi serba-serbi FSLDK dengan harapan bisa memotivasi kader di JMMI untuk mau mengembangkan sayapnya di kancah nasional, minimal regional. Memang tidak ada evaluasi tertulis, akan tetapi, menurut haizan, apa yang saya sampaikan sangat baik. Yah semoga berguna.
Agenda terdekat dari LDK JMMI ITS ini adalah MIE (manarul ilmi expo) yang terdiri dari 3 agenda, yakni, english competition, bazaar dan talkshow yang mengundang habiburrahman el shirazy. Di ITS, terdapat banyak lembaga dakwah program studi. Akan tetapi belum semua lembaga dakwah program studi inheren dan terkoordinasi dengan LDK JMMI ITS.
Sekretariat.... ini nih LDK dengan sekretariat terbesar yang pernah saya kunjungi, sebuah rumah, yang terletak di belakang masjid manarul ilmi, yang terdiri dari 1 ruang utama yang sangat besar, 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi. Menurut info terpercaya, 7 orang kader JMMI tinggal di sekre ini.
Harusnya dibalik sekre yang besar ada kontribusi yang besar...hehehe973x
Anyway, saya pribadi menaruh banyak harapan pada LDK ini agar bisa mengakomodasi pergerakan dakwah di Jawa Timur, Bali dan NTT/NTB. Sebuah harapan yang sangat besar, yang menurut saya tidak muluk dan sangat masuk akal. Karena saya menaruh harapan pada LDK JMMI ITS.
Oh ya ada keunikan dari ketua LDK JMMI ITS, namanya merupakan kebalikan nama saya. Nama saya ridwansyah yusuf achmad, sedangkan ketua LDK JMMI ITS adalah akhuna ahmad yusuf ismail. Barokallah bro ( beliau lagi KP sekarang, di doakan yah!! )

tempe penyet dan ikan pari


Berjalan-jalan keliling Surabaya, saya melihat banyak sekali warung yang berjualan “nasi tempe penyet”. Rasa penasaran saya bertambah karena rasa lapar di perut. Langsung saja , saya bersama kawan saya yang menemani dari ITS, haizan namanya. Berhenti di sebuah warung di pinggir jalan. Dan saya memesan 2 buah tempe penyet dengan ikan pari. Tempe penyet yang di maksud disini, adalah tempe goreng, tapi digoreng rada basah, tidak sampe garing, lalu tempe ditumbuk hingga “benyek” dan diberi sambal khas. Begitu pula ikan pari yang digoreng, lalu di tumbuk dan diberi sambal. Mungkin rasa tempe nya biasa, tapi yang menjadi khas, adalah sambalnya. Untuk ikan pari, saya pertama kali memakan ikan ini, rasanya pahit tapi karena digoreng dengan bumbu yang pas serta sambal, rasa pahit ini membuat ketagihan. Tulang dari ikan ini bisa dimakan, walau agak keras.

Nasi Wakpo


Nasi wakpo alias nasi warung pojok, terletak di kawasan kost-kostan mahasiswa di ITS, surabaya. Konsep penghidangan nasi ini sangat simpel saja. Kita diminta mengambil segala macam lauk secara swalayan. Ada beberapa menu andalan di warung ini, yakni pecel dan ayam goreng nya serta gorengan yang khas. Jika dilihat dari tampilan nya mungkin anda akan melihat biasa pada makanan yang tersedia. Tapi, yakinlah, anda harus mencobanya. Rasa ayam nya itu pas banget, dengan minyak-minyak yang masih melekat membuat ayam ini tampak lezat. Mahasiswa disini biasanya makan ditemani es teh manis yang harganya hanya 500 rupiah. Murah ? memang, saya makan dengan nasi, ayam goreng, pecel dan sepotong goreng , plus es teh manis hanya 4000 rupiah. Ukuran sangat murah jika dibandingkan dengan di bandung tentunya.

TRAINING BLOGGING

"Menjadi Blogger Kondang"
Minggu, 24 Februari 2008
Lab Dasar Informatika I
Lantai 4 Labtek V
Pukul 08.00 - 12.00
with :
Budi Rahardjo (Dosen STEI ITB) - Pakar IT Nasional, blogger ngetop,penulis dan musisi
Muhammad Arif (EL'06) - Anggota Batagor, komunitas Blogger Bandung,finalis kompetisi web internasional ThinkQuest
what will u get :
- Serba-serbi tentang blog
- Langkah-langkah membuat dan mengelola blog
- Tips n' Trik bikin blog keren
- Strategi promosi blog
- Sharing pengalaman nge-blog
FREE OF CHARGE
dapet hand-out + sertifikat
Pendaftaran :
SMS ke 08997951381
TRAINING_NAMA_ NIM_FAKULTAS/ JURUSAN
*tempat terbatas*

Rabu, 13 Februari 2008

Kerugian Berburuk Sangka (Su'uzh Zhan)


Kerugian Berburuk Sangka (Su'uzh Zhan)


Manakala kita melakukan atau memiliki sifat berburuk sangka, ada sejumlah kerugian yang akan kita peroleh, baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat.


1. Mendapat Nilai Dosa
Berburuk sangka jelas-jelas merupakan dosa, karena disamping kita tanpa dasar yang jelas sudah menganggap orang lain tidak baik, berusaha menyelidiki atau mencari-cari kejelekan orang lain. Juga akan membuat kita melakukan dan mengungkapkan segala sesuatu yang buruk tentang orang lain yang kita berburuk sangka kepadanya. Allah swt. berfirman, "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa." [QS. Al-Hujurat (49): 12]


2. Dusta Yang Besar
Berburuk sangka akan membuat kita menjadi rugi, karena apa yang kita kemukakan merupakan suatu dusta yang sebesar-besarnya. Hal ini disabdakan oleh Rasulullah saw., "Jauhilah prasangka itu, sebab prasangka itu pembicaraan yang paling dusta." (HR. Muttafaqun alaihi)


3. Menimbulkan Sifat Buruk
Berburuk sangka kepada orang lain tidak hanya berakibat pada penilaian dosa dan dusta yang besar, tapi juga akan mengakibatkan munculnya sifat-sifat buruk lainnya yang sangat berbahaya, baik dalam perkembangan pribadi maupun hubungannya dengan orang lain. Sifat-sifat itu antara lain ghibah, kebencian, hasad, menjauhi hubungan dengan orang lain, dan lain-lain.
Dalam satu hadits, Rasulullah saw. bersabda, "Hendaklah kamu selalu benar. Sesungguhnya kebenaran membawa kepada kebajikan dan kebajikan membawa ke surga. Selama seseorang benar dan selalu memilih kebenaran, dia tercatat di sisi Allah seorang yang benar (jujur). Hati-hatilah terhadap dusta, sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka. Selama seseorang dusta dan selalu memilih dusta, dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta." (HR. Bukhari)



Larangan Berburuk Sangka
Karena berburuk sangka merupakan sesuatu yang sangat tercela dan mengakibatkan kerugian, maka perbuatan ini sangat dilarang di dalam Islam sebagaimana yang sudah disebutkan pada surat Al Hujurat ayat 12. Untuk menjauhi perasaan berburuk sangka, maka masing-masing kita harus menyadari betapa hal ini sangat tidak baik dan tidak benar dalam hubungan persaudaraan, apalagi dengan sesama muslim. Disamping itu, bila ada benih-benih perasaan berburuk sangka di dalam hati, maka hal itu harus segera diberantas dan dijauhi karena itu berasal dari godaan setan yang bermaksud buruk kepada kita. Dan yang penting lagi adalah memperkokoh terus jalinan persaudaraan antar sesama muslim agar yang selalu kita kembangkan adalah berbaik sangka, bukan malah berburuk sangka.


Oleh karena itu, Khalifah Umar bin Khattab r.a. menyatakan, "Janganlah kamu menyangka dengan satu kata pun yang keluar dari seorang saudaramu yang mukmin kecuali dengan kebaikan yang engkau dapatkan bahwa kata-kata itu mengandung kebaikan."


Demikian hal-hal pokok yang harus mendapat perhatian kita dalam kaitan dengan sikap husnuzhzhan (berbaik sangka).

husnuzan dalam amal jama'i

Ada 4 macam husnuzhan di dalam beramal jama'i


1. Husnuzhan kepada Allah.


Apabila Allah ternyata menaqdirkan ditangguhkannya kemenangan kita, maka hal yang bisa kita jadikan alasan untuk berhusnuzhan kepada Allah adalah (berdasarkan sirah rasulullah SAW):
Bisa jadi Allah ingin memberikan pelajaran kepada kita, bahwa kemenangan itu hanyalah semata-mata milik Allah, sehingga kita harus menyerahkan masalah hasil kepada Allah. manusia hanya berkewajiban berikhtiar
Bisa jadi ada elemen2 yang mempunyai niatan2 yang tidak lurus dalam berjuang, sehingga Allah ingin membersihkan jalan da'wah ini dan menguji siapa yang benar2 ikhlas dalam berjuang
Bisa jadi masih ada sisa-sisa potensi kebaikan di pihak musuh, yang mungkin dapat mendukung kita di masa yang akan datang
Bisa jadi model pertempuran yang terjadi belum benar2 merupakan pertempuran antara yang haq dan bathil
Bisa jadi belum ada bi'ah yang kondusif untuk menegakkan yang Haq jika kita diberikan kemenangan pada saat ini


2. Husnuzhan kepada Jama'ah


senantiasa menyikapi segala keputusan amal jama'i dengan fikrul ilmiyah guna memperkuat keyainan kita, dan tidak terus - terusan bersandar kepada berpikir konspiratif


3. Husnuzhan kepada sesama saudara


Mengubah sesuatu yang negatif menjadi lebih positif dari sudut pandang kita
Bbersedih jika diri kita menjadi sumber informasi tentang keburukan ikhwah yang lain


4. Husnuzhan kepada sesama mu'min


Tidak menganggap bahwa seorang yang 'ammah (belum tertarbiyah) tidak lebih baik dari pada kita. Karena sangat mungkin mereka lebih sholih dan lebih mulia posisinya dihadapan Allah jika dibandingkan dengan kita

Selasa, 12 Februari 2008

good governance

Good governance mensyaratkan 8 karakteristik umum/dasar, yaitu partisipasi, orientasi pada konsensus, akuntabilitas, transparansi, responsif, efektif dan efisien, ekuiti (persamaan derajat) dan inklusifitas, dan penegakan/supremasi hukum. Apabila diimplementasikan secara ideal, konsep ini diharapkan dapat memastikan pengurangan tingkat korupsi, pandangan kaum minoritas diperhitungkan dan suara dari mereka yang paling lemah dalam masyarakat didengar dalam proses pengambilan keputusan. Ia juga responsif terhadap masa kini dan kebutuhan masyarakat di masa depan. Ini konsep idealnya. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai masing-masing karakteristik :

1. Participation
Partisipasi oleh pria dan wanita adalah kunci good governance. Partisipasi dapat langsung maupun melalui institusi perwakilan yang legitimate. Partisipasi harus informatif dan terorganisir. Ini mensyaratkan adanya kebebasan berasosiasi dan berekspresi di satu sisi dan sebuah civil society yang kuat dan terorganisir di sisi
lain.

2. Rule of law
Good governance memerlukan sebuah kerangka legal atau hukum dan peraturan yang ditegakkan secara komprehensif. Ia juga memerlukan perlindungan penuh terhadap HAM, terutama bagi kaum minoritas. Proses enforcement hukum yang imparsial membutuhkan lembaga peradilan yang independen dan kepolisian yang juga imparsial dan tidak korup.

3. Transparency
Transparansi mengandung arti bahwa pengambilan dan pengimplementasian keputusan dilakukan dalam tata cara yang mengukuti hukum dan peraturan. Ia juga berarti bahwa informasi tersedia secara bebas dan dapat diakses langsung oleh mereka yang akan dipengaruhi oleh keputusan tersebut. Informasi yang tersedia haruslah dalam bentuk dan media yang mudah dimengerti.

4. Responsiveness
Good governance memerlukan institusi dan proses didalamnya yang mencoba untuk melayani semua stakeholders dalam kerangka waktu tertentu yang sesuai.

5. Consensus oriented
Ada lebih dari satu aktor dan banyak sudut pandang dalam suatu komunitas. Good governance memerlukan mediasi dari kepentingan-kepentingan yang berbeda di masyarakat dalam rangka mencapai sebuah konsensus umum dalam masyarakat yang merupakan kepentingan atau keputusan yang terbaik yang dapat dicapai untuk seluruh masyarakat. Ini memerlukan perspektif luas dan jangka panjang mengenai apa yang diperlukan untuk pengembangan manusia secara berkesinambungan. Ini hanya dapat dicapai melalui pemahaman yang baik atas konteks historis, kultural dan sosial di komunitas atau masyarakat tersebut.

6. Equity and inclusiveness
Keberadaan sebuah masyarakat bergantung pada proses memastikan bahwa seluruh anggotanya merasa bahwa mereka memiliki kepentingan didalamnya dan tidak merasa dikucilkan dari mainstream masyarakat tersebut. Ini memerlukan semua kelompok, terutama yang paling lemah, memiliki kesempatan untuk meningkatkan atau mempertahankan keberadaan mereka.

7. Effectiveness and efficiency
Good governance berarti bahwa output dari seluruh proses dan institusi tepat sasaran atau sesuai dengan kebutuhan masyarakat disamping efisien dalam pemanfaatan sumber daya untuk melakukannya. Konsep efisiensi dalam konteks good governance juga mencakup penggunaan sumber daya alam dengan memperhatikan kesinambungan dan perlindungan lingkungan.

8. AccountabilityAkuntabilitas adalah salah satu kebutuhan utama dalam good governance. Tidak hanya untuk institusi pemerintahan, melainkan juga sektor swasta dan organisasi-organisasi civil society harus bisa diakun oleh publik dan stakeholders-nya. Secara umum, sebuah organisasi atau institusi bertanggung jawab pada pihak-pihak yang dipengaruhi oleh tindakan-tindakan atau keputusan-keputusan mereka. Akuntabilitas tidak mungkin ditegakkan tanpa adanya transparansi dan supremasi hukum